Thyristor
disebut juga dengan SCR ( Silicon Controlled Rectifier) dan banyak digunakan
sebagai saklar elektronik. Thyristor ini akan bekerja atau menghantar arus
listrik dari anoda ke katoda jika pada kaki gate diberi arus kearah katoda,
karenanya kaki gate harus diberi tegangan positif terhadap katoda. Pemberian
tegangan ini akan menyulut thyristor, dan ketika tersulut thyristor akan tetap
menghantar. SCR akan terputus jika arus yang melalui anoda ke katoda menjadi
kecil atau gate pada SCR terhubung dengan ground. (komponen.pdf)
Pada
proses produksi ini, rangkaian thyristor digunakan untuk menguji rangkaian
trigger 1 fasa apakah output sudah sesuai dengan apa yang diharapkan. Rangkaian
ini terdiri dari 4 buah thyristor yang digunakan sebagai penyearah terkontrol
penuh. Untuk melihat keluaran apakah sudah sesuai atau belum, digunakan beban
berupa resistor.
Pada
pengetesan dengan motor, fungsi thyristor digunakan untuk mensuplai daya
listrik pada lilitan jangkar dimana tegangan lilitan jangkar digunakan untuk
mengatur kecepatan putar motor arus searah baik untuk starting maupun running
saat kerja pada kalang terbuka (openloop).
Artikel Terkait
Teknik
- Sistem Bilangan Digital dan Konversi Bilangan
- Rangkaian Gerbang Logika
- Identifikasi Harmonisa Pada kWh Meter Induksi
- Kelas Motor Induksi Tiga Fasa
- Rangkaian Ekivalen kWh Meter Satu Fasa
- Macam Jenis Baja Paduan (Alloy steel)
- Macam Jenis Baja Karbon (Carbon steel)
- Pengertian , Definisi Baja
- Pengertian Komunikasi Secara Umum
- Kabel Konektor Db-25
- Pemakaian IC Regulator
- Driver Motor DC (L293)
- Pengertian Limit Switch
- Pengertian Sensor dalam kelistrikan
- IC Regulator Tegangan
- Elemen Dasar Otomasi
- Jenis-Jenis Otomasi
- Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum
- Fungsi IC TCA 785
- Transformator (TRAFO) 3 Fasa
- Motor Serempak
- Multimeter Digunakan Untuk Mengukur Resistensi
- BAGIAN – BAGIAN MULTIMETER
- Tipe / Jenis-Jenis Baterai
1 komentar :
makasih banyak min !!
solder uap
Posting Komentar