Arsip Blog

PENYUSUNAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP) PAKEM UNTUK KELAS AWAL




A.    Pengantar
Kemampuan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP) harus dimiliki oleh semua guru yang bertugas mengajar di kelas. Supaya kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas dapat berjalan secara optimal, maka guru tersebut harus mampu membuat perencanaan pembelajaran dengan baik. Selain itu dengan disusunnya RPP akan memudahkan guru lain yang akan menggantikan guru tersebut pada kegiatan pembelajaran apabila guru tersebut berhalangan hadir. Oleh karena itu dalam penyusunan RPP harus jelas dan semua orang yang membacanya akan mengerti.
      LAPIS PGMI menyelenggarakan workshop guru yang diperuntukkan bagi guru-guru MI mitra PGMI supaya guru-guru mitra MI meningkat kemampuannya dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Pada bagian proses perencanaan pembelajaran, salah satu komponen terpenting adalah guru-guru MI tersebut harus mampu menyusun RPP yang akan diterapkan di kelas masing-masing.
Para pelatih yang akan memberikan pelatihan pada guru-guru MI haruslah memiliki kemampuan yang lebih jika dibandingkan guru tersebut. Pada proses perencanaan pembelajaran, salah satu bagian guru harus mampu menyusun RPP maka pelatih juga harus memiliki kemampuan menyusun RPP dan sekaligus mempunyai kemampuan melatihkan penyusunan RPP. Oleh karena itu kiranya sangat perlu pelatih mendapatkan materi penyusunan RPP.

B.     Pengertian RPP
Berdasarkan PP 19 Tahun 2005 Pasal 20 dinyatakan bahwa:
Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar”.

Sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses dijelaskan bahwa RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan ke­giatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun  RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM), dan dapat menumbuhkan prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

C.     Prinsip-Prinsip Penyusunan RPP
a.       Memperhatikan perbedaan individu peserta didik
RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
b.      Mendorong partisipasi aktif peserta didik
Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, krea­tivitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.
c.       Mengembangkan budaya membaca dan menulis Proses pembelajaran dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
d.      Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
e.       Keterkaitan dan keterpaduan
RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengako­modasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.
f.       Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
RPP disusun dengan mempertimbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegra­si, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

D.    Komponen RPP
Kalau kita lihat pada  PP 19 Tahun 2005 Pasal 20 dinyatakan bahwa:
Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar”.
      Penyusunan silabus sudah dipelajari pada TOT 1B yang lalu, sehingga pada TOT 1C ini akan dibahas tentang penyusunan RPP. Jika dilihat dari PP 19 di atas, tujuan pembelajaran bisa kita tafsirkan berisi tentang standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator.
RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

Komponen  dari RPP terdiri dari;
  1. Identitas
    1. Satuan pendidikan
    2. Matapelajaran
    3. Kelas/semester
    4. Jumlah pertemuan

  1. Standar Kompetensi
merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.

  1. Kompetensi Dasar
adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator dalam suatu pelajaran.


  1. Indikator
adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

  1. Materi Pokok
memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.

  1. Langkah-langkah pembelajaran
a. Pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
b.Inti
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
c. Penutup
Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau simpul­an, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindaklanjut.

  1. Media/sumber/bahan
Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kom­petensi.

  1. Penilaian
Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kom­petensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

E.     Langkah-langkah Menyusun RPP
Langkah-langkah minimal dari penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dimulai dari  mencantumkan Identitas RPP, menuliskan Standar kompetensi, menuliskan Kompetensi Dasar, Mengembangkan Indikator, menuliskan Materi Pokok, mengembangkan langkah pembelajaran, menuliskan Media/sumber/bahan yang diperlukan dan menuliskan. Setiap komponen mempunyai arah pengembangan masing-masing, namun semua merupakan suatu kesatuan. 
Penjelasan tiap-tiap komponen adalah sebagai berikut.

  1. Mencantumkan Identitas RPP
Terdiri dari: Nama madrasah, Mata Pelajaran, Kelas­, Semester, dan Alokasi Waktu.
Alokasi waktu diperhitungkan untuk pencapaian satu kompetensi dasar, dinyatakan dalam jam pelajaran dan banyaknya pertemuan (contoh: 2 x 40 menit). Karena itu, waktu untuk mencapai suatu kompetensi dasar dapat diperhitungkan dalam  satu atau beberapa kali pertemuan bergantung pada  kompetensi dasarnya.
  1. Menuliskan Standar Kompetensi
Standar kompetensi dikutip dari silabus
  1. Menuliskan Kompetensi Dasar
Kompetensi dasar dikutip dari silabus
  1. Menuliskan Indikator
Indikator dikutip dari silabus.
Indikator merupakan:
·         ciri perilaku (bukti terukur) yang dapat memberikan gambaran bahwa peserta didik telah mencapai kompetensi dasar
·         penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
·         dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, satuan pendidikan, dan  potensi daerah.
·         rumusannya menggunakan kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi.
·         digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.

  1. Materi Pokok
Materi pembelajaran  adalah  materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan indikator. Materi dikutip dari materi pokok yang ada dalam silabus. Materi pokok tersebut kemudian dikembangkan menjadi beberapa uraian materi. Untuk memudahkan penetapan uraian materi dapat diacu dari indikator.

  1. Mengembangkan langkah pembelajaran
Untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan. Pada dasarnya, langkah-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan pendahuluan/pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.

Langkah-langkah minimal yang harus dipenuhi pada setiap unsur kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut:

a.      Kegiatan Pendahuluan
                                                  i.      Orientasi: memusatkan perhatian peserta didik pada materi yang akan dibelajarkan, dengan cara menunjukkan benda yang menarik, memberikan illustrasi, membaca berita di surat kabar, menampilkan slide animasi dan sebagainya.
                                                ii.      Apersepsi: memberikan persepsi awal kepada peserta didik tentang materi yang akan diajarkan.
                                              iii.      Motivasi: Guru memberikan gambaran manfaat mempelajari materi, bidang-bidang pekerjaan berkaitan dengan materi yang dipelajari, dsb.
                                              iv.      Pemberian Acuan: biasanya berkaitan dengan kajian ilmu yang akan dipelajari. Acuan dapat berupa penjelasan materi pokok dan uraian materi pelajaran secara garis besar.
                                                v.      Pembagian kelompok belajar dan penjelasan mekanisme pelak­sana­an pengalaman belajar (sesuai dengan rencana langkah-langkah pembelajaran).

b.      Kegiatan Inti
Berisi langkah-langkah sistematis yang dilalui peserta didik untuk dapat mengkonstruksi ilmu sesuai dengan skemata (frame work) masing-masing. Langkah-langkah tersebut disusun sedemikian rupa agar peserta didik dapat menunjukkan perubahan perilaku sebagaimana dituangkan pada tujuan pembelajaran dan indikator.
Untuk memudahkan, biasanya kegiatan inti dilengkapi dengan Lembaran Kerja Siswa (LKS), baik yang berjenis cetak atau noncetak.
c.       Kegiatan penutup
    • Guru mengarahkan peserta didik untuk membuat rangkuman/simpulan.
    • Guru memeriksa hasil belajar peserta didik. Dapat dengan memberikan tes tertulis atau tes lisan atau meminta peserta didik untuk mengulang kembali simpulan yang telah disusun.
    • Memberikan arahan tindak lanjut pembelajaran, dapat berupa kegiatan di luar kelas, di rumah atau tugas sebagai bagian remidi­/pengayaan.

  1. Memilih sumber/bahan dan alat pembelajaran
Pemilihan  sumber belajar mengacu pada perumusan yang ada dalam silabus yang dikembangkan.  Sumber belajar mencakup sumber rujukan, lingkungan, media, narasumber, alat dan bahan. Sumber belajar dituliskan secara lebih operasional, dan bisa langsung dinyatakan bahan ajar apa yang digunakan. Misalnya,  sumber belajar dalam silabus dituliskan buku referensi, dalam RPP harus dicantumkan bahan ajar yang sebenarnya.
Jika menggunakan buku, maka harus ditulis judul buku teks tersebut, pengarang, dan halaman yang diacu.
Jika menggunakan alat peraga, cantumkan alat peraga yang digunakan dan cara penggunaannya.

  1. Penilaian
Penilaian dijabarkan atas teknik penilaian, bentuk instrumen, dan instrumen yang dipakai untuk mengumpulkan data. Apabila penilaian menggunakan  teknik  tes tertulis uraian, tes unjuk kerja, dan tugas rumah yang berupa proyek harus disertai rubrik penilaian.

           





F. Instrumen Penilaian RPP
     Selain mampu menyusun RPP dengan baik, seorang pelatih diharapkan mempunyai kemampuan menilai RPP yang dibuat oleh orang lain. Penilaian RPP harus didasarkan pada instrumen penilaian RPP. Berikut adalah contoh instrumen penilaian RPP.

INSTRUMEN PENILAIAN RPP
NO
PERNYATAAN
KOMENTAR
1
TUJUAN
·     Menentukan SK dan KD
·     Menentukan indikator

2
LANGKAH PEMBELAJARAN
·     Kegiatan awal
o    Mengembangkan pelibatan siswa dan aktivitas pendahuluan yang dapat:
§  membangkitkan minat siswa mempelajari materi pelajaran
§  menghubungkan pengetahuan awal siswa dengan materi yang akan dipelajari
§  menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan siswa.
§  menghubungkan materi dengan perkembangan teknologi
·      Kegiatan Inti
o    Kesesuaian strategi pembelajaran dengan indikator yang dipilih.
o    Kesesuaian metode pembelajaran yang dipilih
o    Mengembangkan pengelolaan siswa secara efektif
o    Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi informasi
o    Memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun konsep sendiri
o    Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbagi pemahaman konsep dengan siswa yang lain
o    Terdapat aktivitas siswa mendapatkan penguatan dari guru
·     Penutup
o    Memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan pemahaman konsep
o    Menentukan tindak lanjut yang cocok untuk pengembangan berikutnya

3
MATERI POKOK
·         Mengembangkan jabaran materi pelajaran yang sesuai untuk mencapai indikator

4
SUMBER, MEDIA, DAN ALAT
·     Menentukan sumber belajar yang cocok untuk mencapai KD atau indikator
·     Menentukan media pembelajaran yang cocok untuk mencapai KD atau indikator
·     Menentukan LK yang cocok untuk mencapai KD atau indikator (jika ada)

5
PENILAIAN
·     Menentukan bentuk penilaian yang cocok untuk mengetahui ketercapaian setiap indikator yang ditentukan
·     Mengembangkan instrumen penilaian dan rubriknya sesuai dengan bentuk penilaian yang dipilih yang cocok untuk mengetahui ketercapaian setiap indikator yang ditentukan

6
WAKTU
·     Menentukan alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran dengan tepat

Artikel Terkait

1 komentar :

Helmie Nur Fathul Mucsin mengatakan...

minta daftar pustakanya dong ?

Posting Komentar

 

Catatannya Didit Copyright © 2011-2015 | Powered by Blogger