Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label permainan anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label permainan anak. Tampilkan semua postingan

Permainan Spons Bob

Jumat, 29 Maret 2013
Permainan outdoor untuk PAUD, TK dan SD

Tujuan permainan:
1. Kompetisi
2. Kecepatan
3. Kesabaran

Alat:
1. Baskom / Ember yang berisi air
2. BAskom ember yang kosong
3. Spons

Pelaksanaan:
1. Permainan dilakukan secara perorangan.
2. Tentukan jarak tempuh sekitar 10-15 meter atau menyesuaikan.
3. Letakkan baskom yang berisi air digaris yang satu dan baskom yang kosong di garis lainnya.
4. Tugas peserta adalah memindahkanair yang berada di dalam baskom kosong dengan menggunakan spons, yaitu  dengan merendamkan ke air kemudian memerasnya ke baskom yang kosong.

Peraturan permainan:
1. Agar efektif, permainan dibatasi waktu dengan durasi waktu menyesuaikan
2. Peserta yang berhasil memindahkan air yang berada di dalam baskom kosong dinyatakan sebagai pemenang.

Variasi permainan
Agar lebih menarik dan memiliki tingkat kesulitan yanng tinggi , baskom kosong bisa diganti dengan botol.

Permainan Tebak Nama


Permainan untuk PAUD, TK, dan SD.

Tujuan Permainan:
1, Kejelian menebak berdasarkan informasi yang diterima
2. Unsur hiburan

Lokasi: di dalam atau diluar ruangan

Alat: Kain penutup mata

Pelaksanaan:
1. Semua peserta berdiri saling berhadapan dan membentuk lingkaran.
2. Tunjuk salah seorang peserta untuk maju ke tengah lingkaran.
3. Tutup matanya dengan kain penutup mata, lalu putarlah tubuhnya dua atau tiga kali. Selanjutnya mintalah ia menuju kearah seorang peserta yang berada di lingkaran.
4. Peserta yang ditutup matanya berusaha menebak nama peserta yang didekatinya. Namun, sebelumnya ia diperkenankan untuk mengajukan maksimal 2 pertanyaan kepada peserta yang ditebak namanya. Misalnya, "Apakah kamu berambut keriting?", "Apakah kamu berbaju merah?", dan sebagainya.
5. Bila gagal menebak, ia menuju peserta lainnya. Lakukan kegiatan yang sama dengan langkah 4. Bila berhasil menebak, peserta yang namanya berhasil ditebak menggantikan posisi sebagai penebak yang matanya ditutup dan melakukan hal yang sama. Begitu seterusnya hingga semua peserta mendapat giliran.

Permainan Polisi dan Pencuri

Tujuan Permainan:
1. Menyegarkan suasana
2. Menyegarkan pikiran
3. Menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan
4. Biasanya sebagai selingan ketika peserta terlihat bosan atau mengantuk sebelum memulai sesi materi.

Lokasi: di dalam atau diluar ruangan

Alat: Tidak ada

Pelaksanaan:
1. Seluruh peserta berdiri, dengan kedua tangan diangkat kedepan dengan setara dengan wajah atau dada.
2. Tangan kanan peserta membentuk sebuah "tembakan" (telunjuk dan jempol direntangkan, tiga jari lainnya dikepalkan) dengan telunjuk menghadap tangan kiri.Hal ini disimbolkan sebagai seorang polisi membawa tembakan.
3. Sedang jari tangan kiri membentuk dua (telunjuk dan jari tengah berdiri, sedangkan tiga jari lainnya dikepalkan). Hal ini disimbolkan sebagai dua orang pencuri.
4. Setelah itu secara bergantian dalam hitungan cepat atau lambat tangan kanan dan tangan kiri memerankan polisi dan dua pencuri. Hal ini adalah simbolisasi dari seorang polisi yang tengah mengejar dua orang pencuri.

Catatan:
1. Permainan ini sekilas mudah. Namun apabila belum terbiasa maka akan mengalami kesulitan untuk berhasil melakukannya. Peserta akan kesulitan untuk mengubah tangan kiri dan tangan kanannya secara bergantian untuk memerankan peran polisi dan pencuri
2. Agar suasana lebih hidup, permainan bisa diiringi musik yang sesuai. Biasanya diiringi musik :My Lecon".

Permainan Tusuk Balon

Permainan ini merupakan permainan indoor dan permainan outdoor.


Tujuan Permainan:
1. Fokus
2. Kecermatan
3. Kerja Sama

Lokasi: Dalam ruangan maupun luar ruangan

Alat:
1. Balon yang sudah ditiup
2. Jarum

Pelaksanaan:
1. Bagilah peserta menjadi dua kelompok besar.
2. Bagikan balon kepada seluruh peserta kelompok pertama dan bagikan jarum pada seluruh kelompok kedua.
3. Kelompok pertama dan kedua berbaris memanjang ke samping. Kedua kelompok saling berhadapan dengan jarak kurang lebih 2 meter.
4. Secara serentak instruksikan kepada peserta yang memgang balon untuk melemparkan balonya ke pasangan di depannya. Sementara, pasangan didepannya harus segera meledakkannya dengan cara menusukkan ke balon tersebut.

Peraturan Permainan
1. Balon yang ditusuk atau diledakkan harus benar-benar milik pasangannya
2. Bila ada pasangan yang salah menusuk balon atau gagal menusuknya, peserta tersebut akan diberi sanksi sesuai kesepakatan.

Permainan Menangkap di Sawah

Permainan ini merupakan permainan outdoor yang mana permainan yang dilakukan di luar ruangan.

Tujuan Permainan:
1. Kecepatan Motorik
2. Kesabaran
3. Unsur Hiburan
4. Mendekatkan anak dengan alam/ sawah

Lokasi: di luar ruangan atau di areal persawahan yang berair

Alat: ikan yang masih hidup


Pelaksanaan:
1. Permainan dilakukan secara perseorangan atau tim.
2. Ikan disebar di areal persawahan.
3. Peserta berusaha menangkap ikan yang disebar
4. Peserta yang menangkap ikan paling banyak dinyatakan sebagai pemenang

Peraturan Permainan:
Dalam menangkap ikan, peserta tidak diperkenankan menggunakan alat apapun =, kecuali dengan menggunakan tangan.

Permainan Kupas Telur


Permainan Rekreatif dan Edukatif untuk Anak (PAUD dan TK)

Tujuan Permainan:
1. Kompetisi
2. Kecepatan
3. Kehati-hatian
4. Melatih Kesabaran

Lokasi: di dalam atau di luar ruangan

Alat:
1. Telur ayam/ puyuh matang yang belum dikupas
2. Baskom / piring
3. Kain Penutup mata
4. Meja

Pelaksanaan:
1. Permainan ini dilangsungkan perorangan
2. Masing-masing peserta matanya ditutup dengan kain penutup mata
3. Masing-masing peserta mendapatkan sebuah baskom / piring berisi 10 butir telur ayam/ puyuh matang yang belum dikupas
4. Tugas peserta adalah mengupas kulit telur dengan mata tertutup

Peraturan Permainan
1. Selama mengupas telur, mata harus dalam keadaan tertutup.
2. Telur yang dikupas tidak boleh rusak, misalnya pecah atau hancur
3. Peserta yang paling cepat mengupas telur dinyatakan sebagai pemenang

Catatan:
Ketika mengupas telur, pastikan tangan peserta dalam keadaan bersih, sehingga telur yang dikupas layak untuk dimakan.


 

Catatannya Didit Copyright © 2011-2015 | Powered by Blogger